BLITAR, BLITAR RAYA NEWS – Peristiwa tragis terjadi di kawasan pesisir selatan
Kabupaten Blitar. Seorang warga Kecamatan Wonotirto dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mencari ikan di laut Pantai Gumiling, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Selasa (17/2/2026) sore.
Korban diketahui bernama Rudi Purwanto (34), warga Dusun Kampung Ledok RT 03/RW 05, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat korban menyelam di laut menggunakan alat tembak ikan (speargun).
Kapolsek Wonotirto, AKP Heri Purnomo Yulianto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa korban berangkat ke Pantai Gumiling bersama rekannya, Purnomo (43), yang saat itu memancing di tepi pantai. Sementara korban menyelam ke laut untuk mencari ikan.
“Setelah beberapa waktu, saksi tidak melihat korban muncul ke permukaan laut. Merasa curiga, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Poskamladu Pantai Tambakrejo yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Wonotirto,” jelas Kapolsek.
Petugas gabungan bersama warga sekitar segera melakukan upaya pencarian. Sekitar pukul 19.55 WIB, korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal menyelam dalam kondisi sudah meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.
Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh Unit Inafis Polres Blitar bersama petugas kesehatan desa, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka memar di kepala sebelah kanan serta luka gores pada wajah akibat benturan alat tembak ikan. Selain itu, dari mulut korban mengeluarkan darah akibat pecahnya organ paru-paru karena kekurangan oksigen saat tenggelam. Tanda-tanda korban tenggelam juga terlihat jelas pada telapak tangan dan kaki.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain dan anggota tubuh korban lengkap. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tenggelam saat menyelam mencari ikan,” tambahnya.
Barang bukti yang diamankan petugas di antaranya pakaian korban, alat speargun rakitan, alat snorkeling, serta hasil tangkapan ikan laut dengan berat sekitar 25 kilogram.
Peristiwa ini telah ditangani oleh jajaran Polsek Wonotirto dengan melibatkan Unit Identifikasi Polres Blitar, unsur TNI AL, Polairud, tenaga kesehatan, serta aparat desa setempat. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di laut, terutama saat menyelam dan mencari ikan. (MWN)