BLITAR RAYA NEWS – Kota Blitar
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Kota berhasil mengungkap puluhan kasus penyakit masyarakat (pekat) dalam operasi yang digelar beberapa waktu terakhir. Sebanyak 39 tersangka diamankan dari berbagai tindak pidana, mulai dari peredaran minuman keras (miras), petasan ilegal, narkoba, hingga perjudian.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung pemaparan hasil operasi tersebut dalam konferensi pers, Selasa (17/3/2026). Ia menyampaikan bahwa dari total pengungkapan, kasus miras menjadi yang paling dominan.

“Dari 39 perkara yang kami tangani, terdiri dari 20 kasus miras, 9 kasus petasan, 7 kasus narkoba, dan 3 kasus perjudian. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” jelasnya.
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menyita sebanyak 272 botol minuman keras dari berbagai merek. Selain itu, pada kasus petasan, aparat juga mengamankan barang bukti dalam jumlah besar, di antaranya 32,7 kilogram petasan jadi, 51,8 kilogram bahan bubuk mercon seperti belerang dan KCL, serta 1 kilogram bubuk arang.
Tak hanya itu, turut diamankan 7 kilogram aluminium powder, 64 selongsong petasan, 37 utas sumbu, satu unit mesin mixer, serta sebuah balon udara dan sekitar 100 lembar kertas bahan pembuatan mercon.
Sementara dalam pengungkapan kasus narkoba, petugas berhasil menyita 5 kilogram ganja kering yang dikemas dalam kardus serta 7,85 gram sabu-sabu. Polisi juga menemukan 2.035 butir obat daftar G jenis pil dobel L, lengkap dengan alat pendukung seperti timbangan digital, vakum sealer, dan puluhan plastik klip.

“Pengungkapan ini sangat penting untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan yang lebih besar,” tegas Kapolres.
Untuk kasus perjudian, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga unit handphone, satu unit sepeda motor, uang tunai, serta tangkapan layar nomor judi togel.
Polres Blitar Kota menegaskan akan terus menggencarkan operasi serupa guna menekan angka kriminalitas serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya menjelang momentum bulan Ramadan dan Idulfitri.
(Redaksi BLITAR RAYA NEWS)