BLITAR RAYA NEWS

𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗞𝗲𝘀𝗮𝗺𝗯𝗲𝗻 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝗹𝗮𝗺 𝗱𝗶 𝗦𝘂𝗻𝗴𝗮𝗶 𝗦𝗶𝗿𝗮𝗺𝗮𝗻

 

BLITAR RAYA NEWS – Blitar

Seorang warga Dusun Siraman, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di sungai pada Minggu malam (1/3/2026).


Korban diketahui bernama inisial K (60), perempuan, warga setempat. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 19.30 WIB dan dilaporkan ke Polsek Kesamben pada pukul 20.00 WIB.


Kasihumas polres blitar Aiptu Saiful Miheni, S.H.  menjelaskan, korban ditemukan oleh sejumlah remaja yang hendak melaksanakan salat tarawih. Saat berada di sekitar jembatan sungai, salah satu saksi melihat sesosok tubuh dalam kondisi miring di aliran sungai.


“Para saksi kemudian memanggil warga sekitar. Bersama masyarakat, korban dievakuasi dari sungai dan diperiksa oleh tenaga medis dari Puskesmas Kesamben. Namun, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelas Aiptu Muheni.


Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis yang dilakukan tim Puskesmas Kesamben bersama Unit Inafis Polres Blitar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari satu jam sebelum ditemukan.


Dari keterangan keluarga dan saksi, korban diketahui sering mandi dan buang air besar di sungai tersebut. Selain itu, korban juga kerap mengeluhkan sakit kepala akibat vertigo yang diduga menjadi penyebab korban terjatuh ke sungai. Korban sempat terseret arus sejauh kurang lebih 15 meter, meskipun kondisi sungai memiliki kedalaman sekitar 40 senti meter.


Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga membuat surat pernyataan tidak menuntut secara hukum dan menyatakan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan tindak pidana.


Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat.


Iptu muheni mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi warga lanjut usia atau yang memiliki riwayat penyakit, guna menghindari kejadian serupa. (MWN)