BLITAR RAYA NEWS


Blitar,BlitarRayaNews – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di halaman rumah Bapak Hadi Wiyono, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.(17/06/2026)

Kegiatan ini diikuti masyarakat setempat dengan antusias sebagai upaya memperkuat pemahaman kebangsaan dan nilai-nilai persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Nurhadi menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara harus terus dilakukan agar semangat nasionalisme masyarakat tetap terjaga dan semakin meningkat.

“Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara sangat penting untuk terus disampaikan kepada masyarakat di berbagai lapisan. Dengan pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan, rasa cinta tanah air dan semangat persatuan akan semakin kokoh,” ujar Nurhadi.

Ia menjelaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Sementara nilai Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

“Perbedaan bukan menjadi penghalang, melainkan sebuah keindahan apabila toleransi terus dijaga. Dengan saling menghormati dan menghargai, kehidupan masyarakat akan semakin harmonis,” katanya.



Selain itu, Nurhadi juga mengingatkan pentingnya memahami Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan hukum tertinggi di Indonesia. Menurutnya, sebagai negara hukum, seluruh warga negara memiliki kewajiban untuk taat dan menghormati aturan yang berlaku.

Tak kalah penting, ia menekankan komitmen menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai harga mati. Semangat nasionalisme, menurutnya, harus terus digelorakan agar rasa persatuan, gotong royong, dan kebersamaan tetap hidup di tengah masyarakat.

“Dengan jiwa nasionalisme yang tinggi, masyarakat akan semakin solid dalam menjaga persatuan. Saya yakin Desa Sidorejo yang selama ini damai dan rukun akan semakin damai, semakin rukun, serta terus berkembang menjadi desa yang maju dan harmonis,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Nurhadi juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang hadir. Beragam masukan dan usulan dari warga dicatat sebagai bahan perjuangan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada.

“Kami mendengar dan mencatat berbagai aspirasi masyarakat. Insyaallah hal-hal yang menjadi kebutuhan dan harapan warga akan terus kami perjuangkan demi kemajuan masyarakat dan daerah,” pungkasnya.(bud)

NURHADI SOSIALISASIKAN EMPAT PILAR KEBANGSAAN DI PONGGOK, TEKANKAN PENTINGNYA NASIONALISME DAN PERSATUAN


Blitar,BlitarRayaNews – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di halaman rumah Bapak Hadi Wiyono, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.(17/06/2026)

Kegiatan ini diikuti masyarakat setempat dengan antusias sebagai upaya memperkuat pemahaman kebangsaan dan nilai-nilai persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Nurhadi menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara harus terus dilakukan agar semangat nasionalisme masyarakat tetap terjaga dan semakin meningkat.

“Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara sangat penting untuk terus disampaikan kepada masyarakat di berbagai lapisan. Dengan pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan, rasa cinta tanah air dan semangat persatuan akan semakin kokoh,” ujar Nurhadi.

Ia menjelaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Sementara nilai Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

“Perbedaan bukan menjadi penghalang, melainkan sebuah keindahan apabila toleransi terus dijaga. Dengan saling menghormati dan menghargai, kehidupan masyarakat akan semakin harmonis,” katanya.



Selain itu, Nurhadi juga mengingatkan pentingnya memahami Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan hukum tertinggi di Indonesia. Menurutnya, sebagai negara hukum, seluruh warga negara memiliki kewajiban untuk taat dan menghormati aturan yang berlaku.

Tak kalah penting, ia menekankan komitmen menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai harga mati. Semangat nasionalisme, menurutnya, harus terus digelorakan agar rasa persatuan, gotong royong, dan kebersamaan tetap hidup di tengah masyarakat.

“Dengan jiwa nasionalisme yang tinggi, masyarakat akan semakin solid dalam menjaga persatuan. Saya yakin Desa Sidorejo yang selama ini damai dan rukun akan semakin damai, semakin rukun, serta terus berkembang menjadi desa yang maju dan harmonis,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Nurhadi juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang hadir. Beragam masukan dan usulan dari warga dicatat sebagai bahan perjuangan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada.

“Kami mendengar dan mencatat berbagai aspirasi masyarakat. Insyaallah hal-hal yang menjadi kebutuhan dan harapan warga akan terus kami perjuangkan demi kemajuan masyarakat dan daerah,” pungkasnya.(bud)