Kediri, BlitarRayaNews – Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, S.Pd., M.H., menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kelurahan Pocanan, Kota Kediri, Senin (8/12/2025) malam. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai latar belakang masyarakat dan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai.
Dalam paparannya, Nurhadi menjelaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika merupakan tugas konstitusional setiap anggota MPR RI.
“Empat pilar kebangsaan adalah pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Melalui sosialisasi ini, kami ingin kembali menumbuhkan pemahaman masyarakat tentang makna persatuan, toleransi, dan kebhinekaan,” ujar Nurhadi yang juga Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VI periode 2024–2029.
Ia menegaskan bahwa keberagaman suku, ras, agama, adat istiadat, hingga warna kulit tidak boleh dijadikan sumber perpecahan. Justru, perbedaan tersebut harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan bangsa.
“Siapa pun yang tidak setia pada Empat Pilar Kebangsaan sejatinya telah melawan hukum dan nilai dasar bangsa. Karena itu, pemahaman ini penting diwariskan kepada anak cucu kita sebagai penerus bangsa,” tegasnya.
Nurhadi juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menjadi warga negara yang baik, patuh terhadap hukum, menjaga keutuhan NKRI, serta mendukung program-program pemerintah demi kemajuan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Nurhadi turut menyinggung isu nasional terkait upaya pemerintah dalam menekan harga kebutuhan pokok dan menekan ketimpangan ekonomi. Menurutnya, negara harus hadir dengan gagasan besar untuk menjawab persoalan disparitas harga dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap ke depan ada solusi konkret agar problematika ketimpangan ekonomi bisa teratasi,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat, Nurhadi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di daerah pemilihannya, termasuk Kota Kediri.
“Semoga kita dapat terus bersinergi dan berkomunikasi dengan baik dalam menata Kota Kediri ke depan agar semakin mapan sesuai visi dan misi pembangunan,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa program-program kementerian yang mendorong pembentukan kelompok usaha bersama, pelatihan keterampilan, serta bantuan alat usaha akan menjadi fokus perhatiannya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat bawah.
“Potensi masyarakat harus terus didorong dengan pelatihan dan dukungan alat yang tepat agar benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi,” jelas Nurhadi.
Selain itu, Nurhadi merespons aspirasi masyarakat terkait bantuan sembako yang diharapkan dapat terus digalakkan secara lebih selektif, khususnya bagi kelompok masyarakat paling miskin, sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi dan pemenuhan gizi.
Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini disampaikan secara lugas, sederhana, dan kontekstual, dengan memperhatikan kearifan lokal masyarakat Kota Kediri, sehingga materi mudah dipahami dan diterima oleh peserta.(bud)