Blitar,BlitarRayaNews – Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati kawasan Wisata Sumber Pucung, Desa Kerjen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Senin (8/12/2025). Mereka antusias mengikuti kegiatan “Mancing Rezeki” yang digelar Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, S.Pd., M.H., dalam rangka sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 12.00 WIB hingga selesai ini menghadirkan konsep sosialisasi kebangsaan yang dikemas secara kreatif, edukatif, dan menghibur. Mulai dari anak-anak SD, pelajar SMP dan SMA, orang dewasa, hingga lansia tampak menikmati acara yang memadukan rekreasi, kebersamaan, dan edukasi kebangsaan.
Nurhadi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan inovasi dalam menyampaikan nilai-nilai Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara agar lebih mudah diterima masyarakat.
“Biasanya sosialisasi dilakukan secara formal dan konvensional. Dengan konsep yang unik dan out of the box seperti ini, ternyata antusias masyarakat sangat luar biasa,” ujar Nurhadi di sela kegiatan.
Menurutnya, pendekatan santai dan menyenangkan membuat masyarakat lebih terbuka dalam menerima pesan-pesan penting terkait kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Harapan saya, pesan tentang Empat Pilar bisa tersampaikan dengan gamblang dan jelas. Mulai dari menjaga semangat Pancasila, merawat kebinekaan, memperkuat persatuan, gotong royong, hidup rukun, menumbuhkan nasionalisme dalam keutuhan NKRI, hingga memahami Undang-Undang Dasar 1945,” jelasnya.
Untuk menambah kemeriahan, panitia menebar satu kuintal ikan nila dan satu kuintal ikan patin ke kolam pancing. Selain itu, hadiah utama berupa tiga ekor kambing turut disiapkan, sehingga semakin meningkatkan antusiasme peserta.
Legislator Dapil Jawa Timur VI ini menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya menghadirkan sosialisasi kebangsaan yang lebih membumi dan relevan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Saya berharap sosialisasi Empat Pilar tidak lagi dipandang sebagai kegiatan yang kaku dan formal. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat bisa berkumpul, bergembira, sekaligus menerima pesan kebangsaan secara ringan namun bermakna,” tandasnya.
Ia menambahkan, pendekatan humanis dan menyenangkan akan membuat nilai-nilai kebangsaan lebih mudah dipahami, diingat, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan “Mancing Rezeki” ini merupakan bagian dari rangkaian tujuh titik sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di mana lima titik dikemas dengan konsep mancing, sementara dua titik lainnya dilaksanakan secara konvensional.(bud)
