Blitar,BlitarRayaNews – Anggota DPR RI sekaligus Anggota MPR RI, Nurhadi, S.Pd., M.H., menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan konsep unik bertajuk “Mancing Rejeki Bersama Nurhadi DPR RI” di Desa Temenggungan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Sabtu (15/12/2025).
Kegiatan yang memadukan edukasi kebangsaan dengan hiburan rakyat tersebut berhasil menarik sekitar 700 pemancing. Peserta tidak hanya berasal dari Desa Temenggungan dan wilayah sekitar, tetapi juga datang dari luar daerah seperti Tulungagung dan Kota Kediri.
“Alhamdulillah hari ini saya mengadakan sosialisasi empat pilar bangsa dan bernegara dalam bentuk acara yang unik, yaitu Mancing Rejeki Bersama Nurhadi DPR RI,” ujar Nurhadi.
Menurut Nurhadi, pendekatan sosialisasi yang kreatif dan membumi dinilai lebih efektif dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
“Dengan kegiatan yang unik dan menarik, warga lebih bisa menyerap pentingnya ber-Pancasila, memahami Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, serta tetap memperkokoh persatuan dalam bingkai NKRI,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa telah digelar di lima desa yang tersebar di wilayah Kediri, Blitar, dan Tulungagung sebagai bagian dari agenda Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.
Kepala Desa Temenggungan, Pramono, S.E., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat desa.
“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat kami mendapat tambahan penghasilan karena desa menjadi lebih ramai. Peserta dari Kediri dan Tulungagung juga berdatangan. Kami sangat mengapresiasi karena ikut memajukan wisata desa,” ungkap Pramono.
Saat ditanya mengenai harapan ke depan, Pramono berharap Nurhadi dapat kembali terpilih dan terus memberikan perhatian kepada masyarakat.
“Harapan ke depan, Pak Nurhadi jadi lagi dan terus memperhatikan warga masyarakat di mana pun berada,” katanya.
Salah satu peserta lomba mancing, Yusuf, warga Kromasan, menjadi perhatian setelah berhasil mendapatkan hadiah seekor kambing usai menangkap ikan lele bertanda pita biru.
Saat ditanya strategi memancing, Yusuf menjawab singkat dengan logat khas Jawa.
“Berdoa kalih niate dikencengi,” ujarnya sambil tersenyum.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa dan Nurhadi.
“Terima kasih kepada Pak Lurah, semoga Temenggungan makin maju. Kepada Pak Nurhadi, matur nuwun Pak Nur. Cair, cair, cair, maknyes,” tutupnya disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Kegiatan “Mancing Rejeki Bersama Nurhadi DPR RI” ini menjadi contoh inovasi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang inklusif, merakyat, serta memberikan dampak langsung bagi perekonomian dan kebersamaan masyarakat desa.(bud)

