BLITAR RAYA NEWS


Blitar,BlitarRayaNews – Seorang petani bernama Maryoto (63), warga Dusun Jabung RT 04 RW 02, Desa Jabung, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi persawahan, Jumat (2/1/2026) siang. Korban diduga terpeleset dan terjatuh ke saluran irigasi saat buang air besar (BAB)

Kapolsek Talun AKP Bambang Dwi S, S.H. mengatakan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB oleh warga yang sedang mencari pakan kambing di sekitar lokasi.

“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di saluran irigasi persawahan dengan lebar sekitar 1,5 meter dan kedalaman kurang lebih 40 sentimeter. Setelah dipastikan, korban diketahui bernama Maryoto, warga setempat,” ujar AKP Bambang.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sejak pukul 05.30 WIB dengan dugaan melaksanakan salat Subuh di masjid. Namun hingga pagi hari korban tidak kunjung pulang, sehingga keluarga sempat melakukan pencarian dengan menanyakan keberadaan korban kepada tetangga sekitar.

Sekitar siang hari, dua saksi bernama Heri Purwanto dan Suwarsono menemukan korban berada di dalam saluran irigasi. Keduanya kemudian mengangkat korban dan membawanya ke rumah korban yang berjarak sekitar 40 meter sebelum melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan Bhabinkamtibmas.

Petugas Polsek Talun bersama Tim Inafis Polres Blitar, tenaga medis Puskesmas Talun, serta unsur TNI dan perangkat desa segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap jenazah.



“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka lecet pada dahi, pelipis, telinga, bibir, serta alat kelamin korban yang diduga akibat benturan saat terjatuh dan kemungkinan gigitan hewan air. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” jelas Kapolsek.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah kecelakaan dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi dan diketahui oleh Kepala Desa Jabung.

Polsek Talun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area persawahan maupun saluran irigasi, terutama pada kondisi yang licin dan berisiko.(mwn)

Diduga Terpeleset Saat BAB, Petani di Talun Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi


Blitar,BlitarRayaNews – Seorang petani bernama Maryoto (63), warga Dusun Jabung RT 04 RW 02, Desa Jabung, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi persawahan, Jumat (2/1/2026) siang. Korban diduga terpeleset dan terjatuh ke saluran irigasi saat buang air besar (BAB)

Kapolsek Talun AKP Bambang Dwi S, S.H. mengatakan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB oleh warga yang sedang mencari pakan kambing di sekitar lokasi.

“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di saluran irigasi persawahan dengan lebar sekitar 1,5 meter dan kedalaman kurang lebih 40 sentimeter. Setelah dipastikan, korban diketahui bernama Maryoto, warga setempat,” ujar AKP Bambang.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sejak pukul 05.30 WIB dengan dugaan melaksanakan salat Subuh di masjid. Namun hingga pagi hari korban tidak kunjung pulang, sehingga keluarga sempat melakukan pencarian dengan menanyakan keberadaan korban kepada tetangga sekitar.

Sekitar siang hari, dua saksi bernama Heri Purwanto dan Suwarsono menemukan korban berada di dalam saluran irigasi. Keduanya kemudian mengangkat korban dan membawanya ke rumah korban yang berjarak sekitar 40 meter sebelum melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan Bhabinkamtibmas.

Petugas Polsek Talun bersama Tim Inafis Polres Blitar, tenaga medis Puskesmas Talun, serta unsur TNI dan perangkat desa segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap jenazah.



“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka lecet pada dahi, pelipis, telinga, bibir, serta alat kelamin korban yang diduga akibat benturan saat terjatuh dan kemungkinan gigitan hewan air. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” jelas Kapolsek.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah kecelakaan dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi dan diketahui oleh Kepala Desa Jabung.

Polsek Talun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area persawahan maupun saluran irigasi, terutama pada kondisi yang licin dan berisiko.(mwn)