BLITAR, Blitar Raya News – Seorang wanita asal Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia usai diduga terlibat pertengkaran dengan suaminya, Selasa (3/1/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial SM. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Boro oleh warga sekitar bersama suaminya untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Kapolsek Selorejo, AKP Heri Purwanto, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa terduga pelaku penganiayaan merupakan suami korban sendiri yang berinisial R.
“Diduga pelaku adalah suami korban. Meski demikian, yang bersangkutan sempat ikut mengantarkan korban ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujar AKP Heri Purwanto.
Sementara itu, Ketua RT setempat mengungkapkan bahwa dirinya mendapat laporan dari warga pada pagi hari terkait kondisi korban. Setelah menerima informasi tersebut, ia langsung mendatangi rumah korban.
“Saya didatangi warga lalu diminta ke rumah korban. Saat sampai di lokasi, saya melihat korban sudah terlentang di kamar nomor dua,” ungkapnya.
Selanjutnya, dengan dibantu warga sekitar dan suami korban, SM kemudian dibawa ke Puskesmas Boro guna memastikan kondisi kesehatannya. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Selorejo. Mendapat laporan, tim Identifikasi dan Buser Polres Blitar langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan terduga pelaku.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara petugas kepolisian tampak masih melakukan pemeriksaan di sekitar rumah korban.
Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian guna mengungkap secara jelas kronologi dan penyebab kematian korban. (MWN)