BLITAR RAYA NEWS

𝐋𝐚𝐧𝐬𝐢𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐓𝐞𝐫𝐭𝐚𝐛𝐫𝐚𝐤 𝐊𝐀 𝐌𝐚𝐭𝐚𝐫𝐦𝐚𝐣𝐚 𝐝𝐢 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐢𝐧𝐭𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐆𝐚𝐫𝐮𝐦, 𝐁𝐥𝐢𝐭𝐚𝐫

 

Blitar Raya News – Blitar

Seorang pria lanjut usia dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel KM 112+6/7, wilayah Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jumat (9/1/2026) pagi.


Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat Kereta Api Matarmaja nomor 269 melintas dari arah timur menuju barat. Korban diketahui berinisial LS (82), warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum.


Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar, IPTU Putut Siswahyudi, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya terlihat berada di sekitar perlintasan rel kereta api.


“Saksi yang merupakan penjaga palang pintu mengetahui korban berada di dekat perlintasan. Saat kereta api melintas, korban tiba-tiba berada di jalur rel hingga akhirnya tertabrak,” jelas IPTU Putut.


Petugas jaga perlintasan kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak Stasiun Garum dan Polsek Garum. Aparat kepolisian bersama Unit Inafis Polres Blitar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan visum et repertum (VER). Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian, berupa alat bantu jalan dan alas kaki.


Dari keterangan pihak keluarga, diketahui bahwa korban dalam beberapa waktu terakhir diduga memiliki masalah pribadi yang cukup membebani pikirannya. Namun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.



“Kami masih mendalami keterangan saksi-saksi dan keluarga korban. Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan yang kemungkinan dipengaruhi kondisi psikologis korban,” tambah IPTU Putut.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api serta segera melaporkan apabila melihat kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. (Mawan PBR)