BLITAR RAYA NEWS

𝗔𝗽𝗲𝗹 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗴𝗮𝗽 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮, 𝗣𝗼𝗹𝗿𝗲𝘀 𝗕𝗹𝗶𝘁𝗮𝗿 𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗖𝗲𝗴𝗮𝗵 𝗞𝗮𝗿𝗵𝘂𝘁𝗹𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗱𝗮𝗽𝗶 𝗣𝗼𝘁𝗲𝗻𝘀𝗶 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗔𝗹𝗮𝗺

 

BLITAR RAYA NEWS – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Apel Tanggap Bencana sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai bencana alam yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Blitar. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (31/7/2026) dan dipimpin langsung oleh Bupati Blitar.

Apel diikuti sekitar 500 peserta gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), BPBD, relawan kebencanaan, hingga berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Blitar menegaskan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana.

“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menghadapi potensi karhutla maupun bencana alam lainnya. Dengan kesiapsiagaan bersama, diharapkan masyarakat dapat terlindungi dan dampak bencana dapat diminimalkan,” ujar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Edukasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta langkah-langkah menghadapi bencana harus terus dilakukan agar risiko yang ditimbulkan dapat ditekan semaksimal mungkin.

Apel Tanggap Bencana ini juga menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel dan relawan memiliki kesiapan personel, peralatan, serta pola koordinasi yang baik dalam menghadapi situasi darurat. Dengan kolaborasi lintas sektor, diharapkan setiap potensi bencana dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Blitar bersama TNI, Polri, BPBD, dan seluruh relawan menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan demi menjaga keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Blitar.(BRN)